Sebegininya Tottenham Nggak Rela Harry Kane ke MU

London

Rumor Manchester United mau rekrut Harry Kane terus-terusan panas. Tottenham Hotspur nggak rela, kalau sang striker pindah ke sana musim panas nanti, lantas bagaimana?

Sudah setidaknya tiga tahun terakhir, selalu muncul rumor Manchester United mau rekrut Harry Kane. MU butuh striker tajam dan Kane dinilai sosok yang tepat.

Setelah era Wayne Rooney, memang Setan Merah tidak punya penyerang tengah yang mematikan. Kane selalu masuk dalam daftar incaran dan Tottenham Hotspur berkali-kali menolak proposalnya!

Dilansir dari Sky Sports, Manchester United kabarnya mau berjuang lagi dapatkan Harry Kane di bursa transfer musim panas 2023. Kane masuk dalam daftar pembelian selain penyerangnya Napoli, Victor Osimhen.

Kontrak Kane di Tottenham Hotspur akan habis pada musim panas 2024. Kabarnya, Kane ragu-ragu untuk memperpanjang kontraknya karena Spurs yang tak kunjung juara.

Maka, Tottenham Hotspur akan memblok semua proposal yang masuk untuk membeli Harry Kane di bursa transfer musim panas 2023 nanti. Sembari, pihak klub akan menawarkan penawaran kontrak baru dan iming-iming naik gaji.

Andaikan Kane tetap bersikeras tidak mau perpanjang kontrak, Spurs tidak masalah. Asalkan itu tadi, tidak ke MU dalam jangka waktu dekat!

Pun kalau kontrak penyerang berusia 29 tahun itu akan habis di akhir Juni 2024, ya sudah Tottenham Hotspur akan rela melepasnya. Spurs juga siap-siap gigit jari, tidak akan dapat pemasukan dari kepergian Kane nanti saat kontraknya habis.

Kalau dijual musim panas 2023 ini, Harry Kane setidaknya punya harga jual mulai dari Rp 1 triliun.

(aff/krs)

Selengkapnya

Leave a Reply

Detik-detik Satpam Digigit Ular di Perumahan Elite Terekam Kamera Small Earthquake Rattles South Bay Near Milpitas Cantik Emma Stone yang Baru Saja Menikah Mobil Terbang Fenomena Halo Matahari di Langit Jawa Timur Prewedding Terbaru Nikita Willy & Bos Blue Bird Desa Nelayan Paling Nyentrik Dunia Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR Rumah Orang Terkaya Dunia Aksi Protes Perubahan Iklim Global di Berbagai Negara