Pembaruan langsung: Perang Rusia di Ukraina

Pembaruan langsung: Perang Rusia di Ukraina

Pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, dilihat dari kota Nikopol pada 7 November. (Valentyn Ogirenko/Reuters/FILE)

Negosiasi dengan Kyiv dan Moskow tentang pembentukan zona aman di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia terus berlanjut – tetapi sementara itu direktur pengawas nuklir PBB memperingatkan tentang konsekuensi yang mungkin terjadi.

“Kita tidak bisa terus mengandalkan keberuntungan untuk menghindari kecelakaan nuklir,” kata Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi kepada CNN, Rabu.

Grossi mengatakan negosiasi “bergerak maju” tetapi “ini adalah zona pertempuran aktif, oleh karena itu mendapatkan parameter yang disepakati untuk ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.”

Direktur IAEA mengatakan dia bertemu dengan delegasi Rusia di Turki Rabu pagi dan berbicara dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada hari Selasa.

“Saya sedang berkonsultasi dengan keduanya. Saya tidak akan setuju dengan penilaian bahwa kami tidak membuat kemajuan apapun, saya kira begitu,” kata Grossi. “Tentu saja, kita berbicara tentang sesuatu yang sangat sulit. Ini adalah perang. Ini adalah perang nyata dan zona perlindungan yang saya usulkan justru berada di garis depan, di garis di mana kedua musuh saling berhubungan.”

“Tapi kami bergerak maju saya percaya, dan saya berharap bahwa episode traumatis seperti akhir pekan lalu dapat secara paradoks membantu kami bergerak maju, dalam arti bahwa orang perlu menyadari bahwa kita tidak dapat terus mengandalkan keberuntungan untuk menghindari kecelakaan nuklir. ,” dia berkata.

Ketika ditanya siapa yang “bermain api”, merujuk pada pernyataan Grossi sendiri dari hari Minggu menyusul ledakan dahsyat yang mengguncang pembangkit listrik tenaga nuklir pada hari Sabtu dan Minggu, Grossi mengatakan “sangat sulit bagi kami untuk mengidentifikasi dari dalam pembangkit siapa yang melakukan itu,” menambahkan “omong-omong, tujuan utama kami adalah menghentikan ini, bukan untuk terlibat dalam permainan atribusi.”

Kemudian pada hari Rabu, pabrik “sekali lagi kehilangan akses ke listrik eksternal” dan malah mengandalkan generator diesel daruratnya untuk daya yang dibutuhkan untuk pendinginan reaktor dan fungsi penting lainnya, kata IAEA dalam sebuah pernyataan.

Source link

Leave a Reply

Detik-detik Satpam Digigit Ular di Perumahan Elite Terekam Kamera Small Earthquake Rattles South Bay Near Milpitas Cantik Emma Stone yang Baru Saja Menikah Mobil Terbang Fenomena Halo Matahari di Langit Jawa Timur Prewedding Terbaru Nikita Willy & Bos Blue Bird Desa Nelayan Paling Nyentrik Dunia Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR Rumah Orang Terkaya Dunia Aksi Protes Perubahan Iklim Global di Berbagai Negara