A view from Kupiansk after the city was regained from Russian forces, in Kharkiv, Ukraine on September 17.

Pasukan Ukraina menguasai sungai dekat Kharkiv setelah Rusia mundur, kata militer

Pertahanan Ukraina terus mengkonsolidasikan wilayah-wilayah yang dibebaskan di bagian timur negara itu ketika pasukan Rusia berkumpul kembali, kata militer Ukraina, Minggu.

“Musuh sedang menyusun kembali pasukan ke arah yang berbeda, mencari cara untuk menarik cadangan, dan melakukan pengintaian udara. Inspeksi sedang diintensifkan di pemukiman yang diduduki,” kata Komando Operasi Selatan militer melalui Facebook.

Para pejabat menggambarkan situasi di wilayah Kherson selatan sebagai “tegang” dan seorang pejabat militer regional mengatakan situasi kemanusiaan di pemukiman yang dibebaskan itu sulit.

“Polisi Ukraina, bantuan kemanusiaan (air, makanan) memasuki pemukiman yang tidak diduduki. Tugas utamanya adalah menyediakan air, listrik, kayu bakar, dan bahan bangunan bagi orang-orang,” Serhii Khlan, seorang penasihat militer Ukraina, mengatakan di TV nasional, Minggu.

Bentrokan di Kherson: Pasukan keamanan Rusia bentrok dengan “sekelompok pria bersenjata” di Kherson yang diduduki Sabtu, kantor berita negara Rusia TASS melaporkan.

TASS tidak memberikan rincian tentang identitas “pria bersenjata” atau berapa banyak dari mereka yang berada dalam kelompok tersebut.

Komando Operasi Selatan Ukraina menggambarkan penembakan itu sebagai provokasi oleh Rusia, dengan mengatakan “mereka menganggapnya sebagai tindakan kontra-subversif, mencoba menuduh Angkatan Bersenjata Ukraina melakukan pertempuran jalanan tanpa berpikir di antara penduduk sipil.”

Komando operasional juga mengklaim bahwa pasukan Rusia “menembaki rumah warga sipil, objek infrastruktur sipil dan kritis,” di wilayah Kherson.

Di tempat lain di bagian selatan negara itu, ledakan terdengar di Melitopol, menurut walikota kota itu.

“Untuk hari ketiga, ledakan terdengar di kota. Kemarin pagi dan siang, gudang amunisi dan peralatan militer musuh, yang terletak di tepi muara Molochny, meledak. Beberapa waktu lalu, Rusia memindahkan peralatan mereka dari kota Melitopol dan meletakkannya tepat di tepi muara,” kata Walikota Ivan Fedorov di TV nasional Ukraina.

Source link

Leave a Reply

Detik-detik Satpam Digigit Ular di Perumahan Elite Terekam Kamera Small Earthquake Rattles South Bay Near Milpitas Cantik Emma Stone yang Baru Saja Menikah Mobil Terbang Fenomena Halo Matahari di Langit Jawa Timur Prewedding Terbaru Nikita Willy & Bos Blue Bird Desa Nelayan Paling Nyentrik Dunia Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR Rumah Orang Terkaya Dunia Aksi Protes Perubahan Iklim Global di Berbagai Negara