KPK Menanggapi Dugaan Pelanggaran Kode Etik Firli Bahuri

KPK Menanggapi Dugaan Pelanggaran Kode Etik Firli Bahuri

Pemberantasan korupsi membantah klaim calon pimpinan KPK Firli Bahuri terkait dugaan pelanggaran kode etik KPK.

Febri Diansyah menegaskan KPK tidak pernah menyatakan bahwa Firli tidak terbukti melakukan pelanggaran etik saat menjabat sebagai deputi penindakan KPK.

Juru bicara KPK Febri Diansyah memastikan bahwa klaim yang bersangkutan tidak benar ia beralasan proses pemeriksaan di direktorat pengawasan internal KPK sudah selesai dilakukan pada 31 Desember 2018.

Ada 27 saksi dan 2 ahli yang diperiksa atas dugaan pelanggaran kode etik tersebut hasil dari pemeriksaan tersebut sudah diserahkan ke dewan pertimbangan pegawai sebelum yang bersangkutan kembali ke institusi polri.

Dugaan pelanggaran etik yang dimaksud Febri adalah pertemuan antara Firly dengan gubernur NTB tuan guru bajang Zainul Majdi pada Mei 2018 saat KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi divestasi saham PT Newmont yang menyeret nama TGB.

Febri Diansyah: “Ada salah satu calon pimpinan KPK yang mengatakan pimpinan KPK sudah memutuskan bahwa yang bersangkutan tidak melakukan pelanggaran disiplin atau kode etik tadi saya sudah cek ke pimpinan dan kami koordinasikan lebih lanjut data-datanya, kami pastikan informasi itu tidak benari.

Jadi informasi yang benar adalah proses pemeriksaan di direktorat pengawasan internal itu sudah dilakukan dan hasil pemeriksaan sudah selesai pada tanggal 31 Desember tahun 2018 lalu.

Setelah hasil pemeriksaan itu selesai maka hasilnya disampaikan pada pimpinan dan pimpinan mendisposisikan atau menugaskan dewan pertimbangan pegawai untuk segera menindaklanjuti prosesnya sebelumnya bersangkutan kembali ke instansi asal adalah proses dewan pertimbangan pegawai”

Dilansir dari BeritaSatu


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply