Gabriel Prince dan Livy Renata Ciuman di Film Love In Game

TABLOIDBINTANG.COM – Livy Renata dipasangkan dengan Gabriel Prince dalam film Love In Game yang tayang di layanan streaming MAXstream mulai 21 September 2021. Film yang dibintangi Livy dan Prince tersebut bertema E-Sports, khususnya Mobile Legends. Dalam film drama percintaan itu, Livy Renata dan Gabriel Prince terlibat asmara di dunia maya, namun dalam kehidupan nyata keduanya seperti Tom and Jerry.

Gabriel Prince mengaku, selama proses syuting banyak pengalaman baru didapat. Namun di antara semua ada adegan paling berkesan bersama Livy Renata.

“Kayaknya waktu adegan di rooftop sih. Itu yang menurut aku paling berkesan,” ungkap Gabriel Prince saat jumpa pers film Love in Game di CGV FX Senayan, Jakarta Pusat.

Jumpa pers film Love In Game. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

Adegan di rooftop, Gabriel Prince berduaan dengan Livy Renata. Mereka pun dituntut untuk melakukan adegan ciuman yang terlihat natural. Personel boyband Astro berusia 18 tahun itu membeberkan, adegan ciuman tersebut sangat emosional baginya. Padahal, Gabriel Prince enggan untuk menunjukkan sisi emosional dirinya. Namun, dalam film yang ia bintangi ini, mau tak mau ia mesti melakoni adegan itu.

“Karena scene itu emosional banget. Seperti yang aku bilang tadi, aku enggak mau tunjukin emosional side,” terang gabriel Prince. “Kita benar-benar tunjukin yang terbaik. Itu scene paling berkesan buat aku karena itu hal yang paling meaningful,” jelasnya lebih lanjut.

Adegan yang paling berkesan lainnya juga diungkap oleh Livy Renata. “Jadi ada adegan yang menurut i sedikit susah, yang kita harus nyebur, jadi ini tuh susah karena kita semua punya pressure dari sutradara, kalau ini gagal kita harus take lagi, our clothes, our hair, our make up, itu harus ulang, jadinya we bought we’re like really pressure, tapi… we did it well, one take,” tutur Livy Renata tertawa.

Tak hanya menghadirkan kisah cinta, namun visual yang menghibur juga dengan menampilkan virtual reality pada adegan Livy dan Prince bermain games.  Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk Rendy dan tim. “Di sini ingin menyampaikan bahwa cinta tumbuh bukan hanya dilihat dari fisik, melainkan bagaimana kenyamanan dan komunikasi yang baik terbangun dalam sebuah hubungan merupakan hal yang terpenting,” ungkap Rendy Herpy, selaku sutradara.

Baca di Tabloid Bintang

Leave a Reply