Pembaruan langsung: perang Rusia di Ukraina

Evakuasi dari pabrik Azovstal tidak mungkin dilakukan Kamis karena tidak ada gencatan senjata yang stabil

Presiden Estonia mengatakan semakin banyak bukti yang merinci pembunuhan dan kejahatan seksual terhadap warga Ukraina yang muncul dari kota-kota di sekitar Kyiv sama dengan “kejahatan perang” dengan “elemen genosida,” setelah ia mengunjungi sejumlah situs pekan lalu.

“Ini mengerikan. Saya tidak bisa berkata-kata. Maksud saya, membunuh warga sipil, anak-anak, memperkosa wanita dan Anda lihat hasilnya,” kata Alar Karis kepada Becky Anderson dari CNN, Kamis. “Ini adalah kejahatan perang, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Ketika ditanya apakah yang dilihatnya merupakan genosida, dia menjawab, “Yah, pasti ada unsur genosida.”

Presiden Estonia Alar Karis berbicara kepada CNN pada 21 April. (CNN)

Bersama dengan para pemimpin Polandia, Lituania dan Lativa, Karis bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv pada 13 April. Mereka berbicara tentang larangan minyak dan gas Rusia dan bagaimana membawa penyimpanan biji-bijian Ukraina yang besar ke luar negeri.

“Satu proposal adalah bahwa kita bisa, [use] pelabuhan kami di [the] Baltik dan di Polandia dan menggunakan kereta api untuk menyediakan gandum ke berbagai negara. Dan tentu saja, opsi lain adalah mencoba menjaga port Odesa tetap terbuka [so] bahwa kami dapat memberikan bantuan kemanusiaan semacam ini [aid] ke berbagai negara,” kata Karis.

Estonia telah meminta Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi pada pengangkutan minyak dan gas Rusia, tetapi Karis tidak ingin mengkritik Jerman atas keputusannya untuk terus mengimpor bahan bakar.

“Tetapi [a] negara seperti Jerman, tentu saja, itu adalah negara yang besar. Ini tidak seperti Estonia karena kami memutuskan untuk dengan negara-negara Baltik bahwa kami [would] berhenti membeli gas dari Rusia pada akhir tahun. Tapi untuk Jerman, itu mungkin sulit,” kata Karis kepada CNN.

Departemen Luar Negeri AS menyarankan Rabu bahwa sekutu NATO bisa menjadi aktif terlibat di Ukraina untuk membantu pelaksanaan koridor evakuasi. Karis mengatakan langkah seperti itu tidak mungkin terjadi kecuali Rusia mulai menggunakan senjata kimia.

Rusia menutup konsulat Latvia di St. Petersburg dan Pskov, serta konsulat jenderal Estonia dan Lithuania di St. Petersburg, dan semua karyawan mereka dinyatakan “persona non grata,” kata kementerian luar negeri Rusia dalam sebuah pernyataan di Kamis. Karis tidak gentar dengan keputusan itu, hanya mengatakan bahwa “ini adalah jenis praktik yang dimiliki para diplomat.”

Source link

Leave a Reply

Detik-detik Satpam Digigit Ular di Perumahan Elite Terekam Kamera Small Earthquake Rattles South Bay Near Milpitas Cantik Emma Stone yang Baru Saja Menikah Mobil Terbang Fenomena Halo Matahari di Langit Jawa Timur Prewedding Terbaru Nikita Willy & Bos Blue Bird Desa Nelayan Paling Nyentrik Dunia Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR Rumah Orang Terkaya Dunia Aksi Protes Perubahan Iklim Global di Berbagai Negara