DEMI Cinta, Putri Norwegia Rela Lepas Gelar Kerajaan, Pilih Tunangan dengan Dukun Penyembuh

TRIBUNTRENDS.COM – Seorang Putri Norwegia rela melepas gelar kerajaan demi cinta.

Keputusannya ini pun mengagetkan banyak orang.

Sang putri memilih tunangan dengan orang biasa.

Ada yang bilang cinta bisa meluluhkan hati yang paling keras.

Yah, itu benar, setidaknya untuk sebagian orang.

Seperti yang dialami oleh Putri Norwegia berikut ini.

Dalam sebuah acara, baru-baru ini Putri Norwegia yang bernama Martha Louise menyerahkan status kerajaannya demi cinta.

Baca juga: Viral Foto Pasangan Kerajaan, Pangeran Yordania Melamar Wanita Arab, Ini Sosok Keduanya

Putri Norwegia Martha Louise serahkan status kerajaan demi dukun asal Amerika, Durek Verrett. (Instagram/@iam_marthalouise)

Sang Putri pada hari Selasa (8/11/2021) mengatakan bahwa dia tidak lagi mewakili keluarga kerajaan Norwegia.

“Saya telah memutuskan bahwa saat ini saya tidak akan lagi menjalankan tugas resmi untuk rumah tangga kerajaan,” kata putri berusia 51 tahun itu.

Dia menambahkan bahwa keputusan itu dibuat untuk “menciptakan perdamaian di sekitar rumah tangga kerajaan”.

Louise membuat pernyataan itu setelah banyak pertanyaan diajukan tentang dia dan peran tunangannya dalam keluarga kerajaan, setelah pertunangan mereka.

Louise bertunangan dengan pacar Amerika-nya Durek Verrett pada bulan Juni.

Di situs webnya, dia menggambarkan dirinya sebagai dukun dan penyembuh.

Mengkonfirmasi berita tersebut, istana juga menyatakan bahwa Louise tidak akan lagi menggunakan gelar kerajaannya dan juga merujuk kerajaan di media sosial atau untuk pengaturan komersial apa pun.


Selengkapnya

Leave a Reply

Detik-detik Satpam Digigit Ular di Perumahan Elite Terekam Kamera Small Earthquake Rattles South Bay Near Milpitas Cantik Emma Stone yang Baru Saja Menikah Mobil Terbang Fenomena Halo Matahari di Langit Jawa Timur Prewedding Terbaru Nikita Willy & Bos Blue Bird Desa Nelayan Paling Nyentrik Dunia Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR Rumah Orang Terkaya Dunia Aksi Protes Perubahan Iklim Global di Berbagai Negara