Apple membatasi berbagi file AirDrop pada perangkat di China

Apple membatasi berbagi file AirDrop pada perangkat di China



Bisnis CNN

Apple telah membatasi penggunaan fungsi berbagi file nirkabel AirDrop pada perangkat di China, hanya beberapa minggu setelah laporan bahwa beberapa pengunjuk rasa telah menggunakan fitur populer untuk menyebarkan pesan kritis terhadap pemerintah China.

Pengguna iPhone di China daratan yang memperbarui perangkat lunak iOS mereka minggu ini dapat mengirim atau menerima file dari non-kontak hanya hingga 10 menit setelah secara manual memilih opsi “Semua orang selama 10 menit”, menurut tes yang dilakukan oleh biro CNN Beijing.

Pengguna yang tidak berada di China tidak menghadapi batasan seperti itu dan dapat menerima file secara nirkabel dari siapa pun, termasuk orang yang bukan kontak.

Perubahan tersebut tampaknya tidak memengaruhi iPhone yang digunakan di China yang dibeli di luar negeri, menurut tim CNN. apel

(AAPL)
mengatakan kepada CNN Business, fitur baru ini akan diperluas secara global di tahun mendatang.

Pembaruan datang hanya beberapa minggu setelah laporan di media internasional, termasuk The New York Times dan Vice World News, bahwa beberapa penduduk di China menggunakan AirDrop, yang hanya dapat digunakan di antara perangkat Apple, untuk menyebarkan selebaran dan gambar yang menggemakan slogan yang digunakan di protes langka melawan pemimpin China Xi Jinping pada 13 Oktober.

Pada hari itu, tak lama sebelum Xi mengamankan masa jabatan ketiga yang melanggar preseden, dua spanduk digantung di jalan layang jalan raya utama di barat laut Beijing, memprotes kebijakan nol-Covid dan pemerintahan otoriter Xi.

Dan pada tahun 2019, AirDrop, yang hanya efektif untuk jarak dekat, sangat populer di kalangan demonstran anti-pemerintah di Hong Kong yang secara teratur menggunakan fitur tersebut untuk menjatuhkan poster dan karya seni berwarna-warni kepada penumpang kereta bawah tanah yang mendesak mereka untuk ambil bagian dalam protes.

Reaksi di media China terhadap pembaruan perangkat lunak beragam. Situs web berita Sohu.com menulis bahwa fitur tersebut dirancang untuk mengatasi masalah khusus penumpang di kereta bawah tanah dan bus yang menerima pesan gangguan.

Tetapi yang lain mengkritik Apple di media sosial China. Raksasa teknologi AS telah dituduh menenangkan pihak berwenang China sebelumnya, termasuk menarik aplikasi situs web bisnis Quartz dari tokonya di China atas “kekhawatiran konten” selama demonstrasi 2019 di Hong Kong.

Source link

Leave a Reply

Detik-detik Satpam Digigit Ular di Perumahan Elite Terekam Kamera Small Earthquake Rattles South Bay Near Milpitas Cantik Emma Stone yang Baru Saja Menikah Mobil Terbang Fenomena Halo Matahari di Langit Jawa Timur Prewedding Terbaru Nikita Willy & Bos Blue Bird Desa Nelayan Paling Nyentrik Dunia Kelebihan Tes COVID oleh Anjing Dibanding PCR Rumah Orang Terkaya Dunia Aksi Protes Perubahan Iklim Global di Berbagai Negara